Ibu dan Anak

Inilah 3 Posisi Bercinta Yang Paling Aman dan Nyaman Bagi Para Ibu Hamil

titik rangsang pada wanita

Pada dasarnya, hubungan intim itu masih bisa dilakukan oleh para ibu hamil asalkan dengan posisi yang tepat. Dengan posisi yang tepat, tentu saja ini sangat penting dalam keamanan kondisi kandungannya. Meski demikian, masih saja ada sebagian pasangan suami istri yang ragu untuk berhubungan intim saat istrinya dalam keadaan hamil. Padahal, kondisi hamil itu bukanlah sebuah hal yang menjadi penghalang bagi kita dalam melakukan aktifitas seksual. Seperti yang sudah disebutkan tadi, bahwa ibu habil masih bisa berhubungan intim meski dalam kondisi hamil. Lantas, posisi bercinta saat hamil yang paling aman itu seperti apa? Tanpa banyak panjang lebar lagi, inilah 3 posisi bercinta yang paling aman dan nyaman bagi para ibu hamil :

  1. Edge Of The Bed

Posisi bercinta pertama yang paling aman dan nyaman bagi para ibu hamil adalah edge of the bed, sebab tubuh suami tidak akan menimpa perut sang istri. Si suami akan memanfaatkan ketinggian tempat kasur untuk melakukan penetrasinya, dengan posisi tubuh yang berlutut. Sedangkan sang istri hanya perlu berbaring terlentang diatas tempat tidur, dengan mengangkat kedua kakinya keatas. Agar lebih nyaman lagi, sang istri bisa menambahkan bantal yang diletakan pada belakang punggung dan kepala.

  1. Side By Side From Behind

Selain edge of the bed, posisi side by side from behind juga sangat direkomendasikan bagi para ibu hamil ketika ingin melakukan hubungan intim. Selain nyaman, tentunya posisi ini juga sangat aman bagi para ibu hamil. Disini sang istri harus tidur menyamping ke kanan ataupun kekiri, dengan menggunakan bantal sebagai penopang perut dan salah satu bagian paha. Dengan begitu, si suami akan melakukan penetrasinya dari belakang dengan posisi tidur yang menyamping pula.

  1. On a Chair

Posisi bercinta ketiga yang paling aman dan nyamanmenurut dokterbabe bagi para ibu hamil adalah on a chair, yang akan memanfaatkan sebuah sofa atau kursi sebagai fasilitas pendukungnya. Disini suami akan duduk di kursi tersebut, dan istri akan duduk diatas pangkuannya. Walaupun si istri masih mampu untuk melakukan penetrasi, namun ada baiknya lagi jika si suami yang melakukan penetrasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *