Kesehatan

Apa Itu Penyakit Ain dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Hati-hati Dengan Penyakit 'Ain, Ini Cara Mengobatinya

Sebagian dari anda mungkin belum pernah mendengar apa itu penyakit ain? Padahal penyakit ‘ain ini benar adanya. Penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata ini cukup bebahaya dan menakutkan, bahkan bisa menyebabkan meninggal orang yang terkena ‘ain ini. Lalu apa sebenarnya pengertian penyakit ‘ain dan bagaimana cara mencegah serta menghindarinya? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Penyakit ‘Ain

Menurut Syaikh Abdurrahman bin Hasan, ‘ain merupakan penyakit atau gangguan yang disebabkan oleh pandangan mata.

“Seorang yang memandang, menimbulkan gangguan pada yang dipandangnya.” (Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid, hal 69).

Dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah :

“Ain dari kata ‘aana – ya’iinu yang artinya : terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respon jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut.” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271). 

Orang yang terkena gangguan ‘ain ini bisa mengalami sakit atau bahkan kematian.

Dalil Tentang Adanya ‘Ain

Setelah mengetahui definisi atau pengertian ‘ain, mungkin anda akan bertanya-tanya di dalam hati, apakah mungkin seseorang bisa sakit atau meninggal hanya karena pandangan dari orang lain? Atau mungkin anda tidak meyakini adanya penyakit ‘ain ini yang dianggap tidak masuk akal.

Dalam hal ini, ada beberapa keterangan dari hadits yang menjelaskan tentang penyakit ‘ain ini. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabada :

“ ’Ain itu benar benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim no. 2188).

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata :

“Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain.” (HR. Muslim no. 2195).

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

“Sebab paling banyak yang menyebabkan kematian pada umatku setelah takdir Allah adalah ‘ain.” (HR. Al Bazzar dalam Kasyful Astar [3/404], dihasankan oleh Al Albani dlam Shahih Al Jami’ no. 1206).

Dengan adanya dalil-dalil di atas, semestinya kita sebagai orang Islam wajib mengimaninya, bahwa ‘ain itu benar-benar ada yang pernah terjadi. Faktanya penyakit ‘ain ini bisa disaksikan oleh kita semua hari ini, dimana didapati adanya orang-orang yang jatuh sakit secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.

Penyebab Terjadinya Penyakit ‘Ain

Lalu apa penyebab terjadinya ‘ain? Perlu diketahui bahwa ‘ain dapat terjadi karena adanya hasad (iri dan dengki) terhadap nikmat yang ada pada orang lain. Jadi, orang yang memiiki hasad terhadap orang lain, kemudian memandang orang tersebut dengan pandangan penih iri dan dengki, maka hal ini bisa menyebabkan penyakit ‘ain pada orang yang dipandang tersebut.

“Allah Ta’ala memerintahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam untuk meminta perlindungan dari orang yang hasad. Dalam Al Quran :”…dan dari keburukan orang hasad” (QS. Al Falaq :5). Maka setiap orang yang menyebabkan ‘ain mereka adalah orang yang hasad, namun tidak semua orang hasad itu menimbulkan ‘ain (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Cara Mencegah Dari Penyakit ‘Ain

Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa untuk mencegah gangguan ‘ain ini adalah saat melihat sesuatu hal yang menakjubkan pada orang lain, ucapkanlah

“MasyaaAllah. laa haula walaa quwwata illa billah”

Akan tetapi pendapat ini tidak memiliki landasan yang kuat. Namun, yang terpenting untuk mencegah menimbulkan penyakit ‘ain pada diri orang lain adalah dengan menghilangkaan rasa hasad pada orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + 4 =