Uncategorized

Bagaimana Sih Cara Mengetahui Masa Subur Wanita Secara Manual? Ini Dia Jawabannya

5 Cara Menghitung Masa Subur Wanita yang Mudah, Pakai Kalender!


Kebanyakan dari kita hanya terfokuskan pada pertanyaan, kapankah masa subur itu terjadi? Padahal, poin penting yang harus kita ketahui itu adalah waktu masa suburnya, dan bukan kapan terjadinya. Masa subur ini merupakan sebuah masa ovulasi, atau disaat ovarium telah melepaskan diri dari sel telur sehingga telah siap dibuahi oleh sperma. Secara umum, masa subur pada wanita itu akan terjadi di setiap bulannya. Ketika sel telur yang sudah dilepaskan saat masa subur wanita telah berhasil dibuahi oleh sperma, maka kemungkinan besar bahwa anda akan hamil.

Berbeda lagi ceritanya tidak dibuahi oleh sperma, maka sel telur tersebut akan mati sehingga menstruasi akan terjadi. Sel telur dalam rahim anda akan dilepaskan pada setiap bulan, dan dalam jangka waktu yang dapat dideteksi apabila anda memiliki siklus menstruasi yang teratur. Tapi jika anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka kemungkinan untuk mengetahui masa suburnya sangatlah sulit. Tapi anda tidak perlu khawatir, karena pada ulasan kali ini akan mengulas seputar beberapa cara mengetahui masa subur. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini :

1. Perubahan Pada Tekstur Lendir

Cara manual pertama yang bisa anda coba untuk mengetahui masa subur wanita, yakni perhatikan tekstur lendir pada bagian mulut rahim. Adanya peningkatan produksi hormone estrogen dalam tubuh, tentu saja akan mempengaruhi tekstur lendir pada mulut rahim. Dalam hal ini tekstur lendir akan menjadi licin, elastis, dan transparan seperti putih telur pada telur. Selain itu, perubahan tekstur lendir ini juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya seperti infeksi vagina, penyakit menular seksual, gairah seks, dan penggunaan minyak atau pelican saat berhubungan intim.

2. Perubahan Pada Posisi Mulut Rahim

Selain adanya perubahan pada tekstur lendir, masa subur wanita juga dapat dilihat dengan adanya perubahan pada posisi mulut rahim. Ya, selama masa ovulasi, maka tekstur mulut rahim akan mengalami perubahan seperti lebih lembut, lebih basah, lebih tinggi, dan menganga alias terbuka. Mengapa bisa demikian? Hal itu bertujuan untuk memberi ruang pada sperma agar dapat masuk ke dalam leher rahim, sehingga akan membuahi sel telur. Perubahan mulut rahim ini juga akan disertai dengan beberapa gejala seperti muncul bercak darah, kram pada bagian panggul, ukuran payudara membesar, gatal-gatal di payudara, peningkatan gairah seks, meningkatnya keputihan, dan lain sebagainya.

3. Perubahan Pada Suhu Tubuh

Kadar hormone akan mengalami perubahan sepanjang siklus menstruasi, serta menjadi awal ovarium yang akan mengeluarkan hormone estrogen. Saat kadar hormone estrogen sudah mengalami peningkatan, maka ovarium akan melepaskan diri dari sel telur. Tak hanya itu, tubuh anda juga akan melepaskan hormone progesterone sehingga memicu peningkatan pada suhu tubuh sedikit demi sedikit. Itu artinya, proses tersebut menandakan bahwa sel telur sudah siap dibuahi oleh sperma, dan rahim juga sudah siap menjadi tempat menempelnya sel telur. Ketika terjadi masa ovulasi, maka suhu tubuh anda akan mengalami peningkatan yang lebih tinggi dari biasanya. Dengan begitu, anda dapat memastikan apakah tubuh sudah melepaskan sel telur atau belum.

Itulah beberapa cara manual untuk mengetahui masa subur pada wanita, yang tentu saja bisa anda lakukan sendiri di rumah. Selamat mencoba, dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi selama masa kehamilan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *